Wow, pria ini sulap kamar anaknya jadi kokpit Boeing 737!
oneblitx :
Laurent Aigon berhasil menyulap kamar tidur anaknya menjadi kokpit Boeing 737. Hasil karyanya bahkan dilirik oleh Institute of Aircraft Maintenance di Bandara Bordeaux-Merignac yang langsung memintanya memberikan kuliah tentang desain kokpit buatanya yang terlihat nyata tersebut.
Bukan hanya itu. Sebuah perusahaan perawatan pesawat juga menghubungi Laurent dan meminta izin padanya untuk menggunakan ciptaannya untuk simulasi.
Photos: Laurent Aigon/Facebook
Pria 40 tahun dari Lacanau, Prancis, ini sejak kecil sangat menyukai pesawat terbang. Ia dibesarkan di Beutre, yang hanya berjarak 200 meter dari Bandara Merignac, di mana ia biasa menghabiskan sebagian besar waktunya melihat pesawat mendarat dan take-off.
Laurent bahkan memimpikan bahwa suatu hari ia dapat duduk di balik kemudi pesawat. Pada usia 12 tahun, Laurent akhrinya merasakan pengalaman pertamanya menerbangkan pesawat, yakni dengan duduk di depan layar komputer dan bermain Flight Simulator.
Meskipun ia sangat ingin menerbangkan pesawat sungguhan, Laurent terlalu malas untuk masuk ke sekolah pilot.
Lima tahun lalu, sebagaimana dilansir Odditycentral, Laurent bertemu Jean-Paul Dupuy, yang juga menjadi penggemar pesawat. Mereka kemudian bersama-sama membangun kokpit pesawat paling realistis yang pernah ada.
Mereka bahkan menemui orang-orang dari Aquitaine Simulasi, dan mendapatkan sedikit informasi tentang simulator penerbangan Airbus. Berbekal nekat dan keyakinan, mereka akhrinya membangun kokpit fungsional mereka sendiri.
Laurent dan Jean-Paul menjelajahi internet untuk menemukan suku cadang dan modul untuk membuat salah satu kokpit yang paling realistis dari Boeing 737.
Selama lima tahun terakhir, Laurent menghabiskan waktu hingga ribuan jam untuk mencoba menghubungkan semua bagian yang diperlukan ke dalam dashboard pesawatnya.
Untuk itu, ia telah menggelontorkan biaya sampai ribuan euro, tetapi itu tidak membuat Laurent merasa menyesal atau kehilangan.
merdeka.com
Laurent Aigon berhasil menyulap kamar tidur anaknya menjadi kokpit Boeing 737. Hasil karyanya bahkan dilirik oleh Institute of Aircraft Maintenance di Bandara Bordeaux-Merignac yang langsung memintanya memberikan kuliah tentang desain kokpit buatanya yang terlihat nyata tersebut.
Bukan hanya itu. Sebuah perusahaan perawatan pesawat juga menghubungi Laurent dan meminta izin padanya untuk menggunakan ciptaannya untuk simulasi.
Photos: Laurent Aigon/Facebook
Pria 40 tahun dari Lacanau, Prancis, ini sejak kecil sangat menyukai pesawat terbang. Ia dibesarkan di Beutre, yang hanya berjarak 200 meter dari Bandara Merignac, di mana ia biasa menghabiskan sebagian besar waktunya melihat pesawat mendarat dan take-off.
Laurent bahkan memimpikan bahwa suatu hari ia dapat duduk di balik kemudi pesawat. Pada usia 12 tahun, Laurent akhrinya merasakan pengalaman pertamanya menerbangkan pesawat, yakni dengan duduk di depan layar komputer dan bermain Flight Simulator.
Meskipun ia sangat ingin menerbangkan pesawat sungguhan, Laurent terlalu malas untuk masuk ke sekolah pilot.
Lima tahun lalu, sebagaimana dilansir Odditycentral, Laurent bertemu Jean-Paul Dupuy, yang juga menjadi penggemar pesawat. Mereka kemudian bersama-sama membangun kokpit pesawat paling realistis yang pernah ada.
Mereka bahkan menemui orang-orang dari Aquitaine Simulasi, dan mendapatkan sedikit informasi tentang simulator penerbangan Airbus. Berbekal nekat dan keyakinan, mereka akhrinya membangun kokpit fungsional mereka sendiri.
Laurent dan Jean-Paul menjelajahi internet untuk menemukan suku cadang dan modul untuk membuat salah satu kokpit yang paling realistis dari Boeing 737.
Selama lima tahun terakhir, Laurent menghabiskan waktu hingga ribuan jam untuk mencoba menghubungkan semua bagian yang diperlukan ke dalam dashboard pesawatnya.
Untuk itu, ia telah menggelontorkan biaya sampai ribuan euro, tetapi itu tidak membuat Laurent merasa menyesal atau kehilangan.
merdeka.com



0 comments:
Post a Comment